ABM Angkat Bicara Soal Dinamika Musorprov KONI

MAMUJU, Deskriptif.co.id – Pelaksanaan musyawarah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulbar yang berakhir Deadlock, dimana pencalonan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar sebagai kandidat satu-satunya mendapat protes.

Menanggapi hal tersebut, nomor satu Sulbar tersebut mengungkapkan bahwa dinamika pelaksanaan Musorprov Koni Sulawesi Barat, dirinya secara pribadi yang telah ditetapkan oleh Tim Penjaringan Pendaftaran Calon Ketua yang ditangani caretaker Ketua Koni Sulawesi Barat sangat menghargai saran dan pendapat yang mengemuka dari berbagai pihak.

“Saya berpandangan bahwa pendapat yang berkembang merupakan hal yang lazim di era demokrasi sekarang. Merupakan juga bentuk perhatian dan rasa sayang kepada saya pribadi. Namun, saya berharap juga kita selalu sadar sebagai masyarakat yang berbudaya dan menghargai kesantunan. Karena itulah, saya berpikir masalah musorprov lebih baik diserahkan ke Koni Pusat untuk memberi solusi terbaik, demi pembinaan olahraga di Sulbar terutama menghadapi PON XX di Papua yang sudah di depan mata,” kata ABM dalam rilis tertulisnya, Jumat 2 Juli.

Lanjutnya, dirinya menyampaikan beberapa hal terkait dinamika yang terjadi di musorprov diantaranya niat mendaftar sebagai calon ketua Koni Sulbar periode 2021-2025 sama sekali tidak didasari keinginan menguasai organisasi tersebut. Pihaknya sangat sadar, bahwa menahkodai organisasi seperti Koni bukan hal yang ringan. Apalagi dengan kondisi olahraga di Sulbar yang minim prestasi.

“Saya berpandangan, bahwa Koni sebagai organisasi yang diamanahkan UU untuk pembinaan keolahragaan, yang bertujuan mempersatukan. Sebab dengan olahraga, kita kembali ke fitrah. Dalam berolahraga, kita semua sama. Terlepas dari status, jabatan, atau kedudukan. Olahraga tidak hanya mengandalkan kemampuan. Karena dalam pertandingan, faktor yang menentukan adalah nasib atau keberuntungan. Sebab tidak ada yg bisa memastikan hasil akhir dalam pertandingan. Itulah menariknya olahraga,” bebernya.

Selain itu, Setiap olahragawan atau atlet, memiliki target untuk menang dalam setiap pertandingan. Atlet yang baik, akan selalu berpikir meraih kemenangan asecara jantan dan kalah secara terpuji. Olahragawan disebut pahlawan, karena ia berhasil mengharumkan nama kelompok atau kontingennya.

“Itulah yang saya maksudkan olahraga bersifat mempersatukan. Juara dalam olahraga bukan ditemukan. Tidak muncul secara tiba-tiba. Untuk meraih prestasi, harus direncanakan, diciptakan, disiapkan sejak dini. Dimulai dari perencanaan yang baik, matang. Program pembinaan yang terarah dan berkesinambungan. Dukungan sarana dan prasarana yang menunjang, pembinaan atlit potensial, pelatih yang handal, kompetisi yang teratur, dana yang mendukung. Kalau semua tertangani dengan baik, akan membuahkan prestasi dan para juara. Untuk itulah, olahraga harus dikelola secara terorganisasir,” paparnya.

Pengelolaan organisasi olahraga, oleh komite olahraga maupun cabang olah raga di setiap tingkatan, sasaran utamanya untuk meningkatkan prestasi, menjaring bibit atlet potensial pada berbagai cabang olahraga, mendorong peran serta masyarakat untuk pemberdayaan ekonomi. Selain itu, olahraga merupakan perekat untuk menguatkan persatuan dan kesatuan.

Untuk mempin organisasi Koni Sulbar, saya memiliki pengalaman sebagai ketua Koni Polewali Mandar (semasa sebagai Bupati). Berpengalaman juga sebagai atlet dan menjadi peraih medali, beberapa tahun silam.
Berdasarkan pemikiran tersebut,  saya merespon baik teman-teman yang mendorong menjadi calon Ketua KONI Sulbar periode 2021-2025,” tandasnya.

Adapun, visi dan misi pencalonannya diantaranya :

VISI
Terwujudnya KONI Sulawesi Barat sebagai organisasi yang solid untuk meningkatkan prestasi olahraga di Sulawesi Barat

MISI
1. Meningkatkan kualitas tatakelola organisasi KONI Sulawesi Barat.
2. Melakukan penyediaan sarana olahraga yang representatif.
3. Menetapkan standar prestasi olahraga di Sulawesi Barat.
4. Menguatkan koordinasi peran dan tanggung jawab KONI Provinsi dan Kabupaten.
5. Membangun kolaborasi untuk pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di Sulawesi Barat.

PROGRAM KERJA

I. Jangka Pendek

1) Konsolidasi organisasi KONI Sulawesi Baat periode 2021-2025.
(Penyusunan pengurus dan pelantikan, rapat kerja perdana KONI Sulbar)

2) Memantapkan persiapan menuju PON XX di Papua untuk meraih prestasi.
(Berusaha semaksimal mungkin kontingen PON XX Sulbar pulang dari Papua membawa medali)

II. Jangka Menengah

1) Tersedianya sekretariat KONI Sulawesi Barat yang permanen dan representatif.

2) Identifikasi skala prioritas pembinaan cabang olahraga yang pospektif.

3) Terlaksananya pembinaan atlet secara terukur setiap cabang olahraga.

4) Pelibatan semua stakeholder olahraga dalam perencanaan yang transparan dan akuntabel.

5) Terwujudnya kolaborasi stakeholder untuk pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di Sulawesi Barat.
(partisipasi lembaga-lembaga perbankan, BUMN/BUMD, dan swasta mendukung pembinaan olahraga dari dana CSR. Diharapkan setiap cabang olahraga ada “bapak angkat”)

III. Jangka Panjang
1) Terwujudnya sumberdaya pendanaan organisasi untuk pembinaan dan peningkatan prestasi (dukungan pemerintah, partisipasi swasta, maupun sumber lain yang legal dan tidak mengikat)

2) Memberikan insentif kepada atlet berprestasi yang berbasis pendidikan dan profesi.

3) Terwujudnya prestasi yang mengharumkan Sulawesi Barat pada PON XXI tahun 2024 di Aceh.(*/nas)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Serbuan Vaksinasi Disambut Antusias Masyarakat Mamuju

MAMUJU, Deskriptif.co.id – Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan, S.I.P didampingi Dandim 1418/Mamuju Kolonel Inf. Tri Aji Sartono, Kasiter Korem 142/Tatag Kolonel Arh. Sri Rusyono,S.E serta Dan Lanal Mamuju Letkol Marinir Laode Jimmy meninjau langsung pelaksanaan Serbuan vaksinasi di Kodim 1418/Mamuju, sekaligus video conference dengan Panglima TNI. Minggu (4/07/21). Kegiatan vaksinasi massal ini, disambut antusias […]

Bagikan

BPJS Ketenagakerjaan Sulbar Menyerahkan Jaminan Kematian Prajurit TNI AD

MAMUJU, Suwarta.com – BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Barat kembali menyerahkan santunan Jaminan kematian sebesar Rp 42 juta kepada Ny. Mariana istri Almarhum Serma Hasan anggota Kodim 1418/Mamuju yang meninggal beberapa hari yang lalu. Penyerahan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan dilaksanakan dikediaman Almarhum Serma Hasan di jalan Angsa Lingkungan Padang Baka Mamuju. Jumat, (2 /7/21). Danrem 142/Tatag […]

Bagikan

Ditunjang Sarana, Prajurit Korem 142/Tatag Aktif Olahraga

MAMUJU, Deskriptif.co.id – Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, “Mens sana in corpore sano” hal ini sejalan dengan aktifitas yang dilakukan oleh Personel Korem 142/Tatag sebelum memulai kegiatan diawali dengan olahraga pagi, ini dilakukan setiap hari guna menjaga kebugaran dan meningkatkan imunitas. Ditunjang dengan fasilitas sarana olahraga yang sangat memadai misalnya, Lapangan bola, […]

Bagikan

Danrem 142/Tatag Bersama Seluruh Perwira Datangi Kapolda Sulbar

MAMUJU, Deskriptif.co.id – Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan, S.I.P bersama Kasrem 142/Tatag Kolonel Inf. Yusuf Sàmpetoding, para Kasi dan Perwira lainnya mendatangi kediaman Kapolda Sulawesi Barat Irjen. Pol. Drs. Eko Budi Sampurno, M.Si. Kedatangan Danrem 142/Tatag bersama para Perwira dipagi hari, guna memberi ucapan selamat HUT Bhayangkara ke 75 yang jatuh pada hari ini […]

Bagikan