Komisi II DPRD Sulbar Kunker ke Biro Pengadaan Barjas Sulsel

Komisi II DPRD Sulbar Kunker ke Biro Pengadaan Barjas Sulsel

Deskriptif.co.id, Makassar – Komisi II DPRD Sulbar melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sulsel, Senin (06/06/2022). Turut hadir Wakil Ketua DPRD Sulbar, Usman Suhuria dan Kebala Bidang Biro Barjas Setda Provinsi Sulawesi Barat, Arianto.

Ketua Komisi II DPRD Sulbar, Sudirman mengatakan, kunkernya kali ini untuk memaksimalkan target rencana pembangunan daerah. Serta memaksimalkan serapan anggaran pada program Kegiatan OPD pemerintah daerah berdasrkan Hasil Monitoring Komisi II.

“Serapan Anggaran memasuki triwulan Ke 2 tidak maksimal hanya dibawah 45 %, kondisi tersebut Pernah terjadi Sulsel dengan Permasalahan keterlambatan Proses tender,” kata Sudirman.

Untuk mengatasi masalah itu, pemerintah daerah melakukan kebijakan untuk memaksimalkan pelaksanaan program kegiatan dengan melakukan proses pengadaan barang dan jasa lebih cepat dari biasanya, yaitu tidak perlu harus menunggu peraturan daerah (perda) APBD tahun berikutnya diketok.

“Istilah populer untuk proses pengadaan yang seperti itu adalah “Tender Pra DPA”. kelompok kerja (pokja) Layanan Pengadaan segera mengumumkan pelaksanaan pemilihan penyedia barang/jasa secara luas kepada masyarakat setelah Rencana Umum Pengadaan (RUP) diumumkan,” jelas Sudirman.

Lanjut Sudirman, pengabungan paket pekerjaan dapat dilakukan dengan melakukan justifikasi Efektifitas melakukan Konsolidasi pendekatan Efektifitas jika berdekatan bisa digabung dan pemecahan paket pekerjaan yang distribusinya jauh dapat dilakukan pengadaan langsung dengan pertimbangan pemberdayaan pengusaha lokal, konsolidasi item mies jika diperhitungkan di item mies kontrak bisa lebih dari 2 (dua).

“Kita juga mepelajari usulan produk lokal yang memenuhi standar melalui Katalog diusulkan di LKPP untuk Produk Lokal ini memberdayakan pengusaha lokal untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tutup Sudirman.

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.