TP PKK Sulbar Gelar Pasar Murah Hadapi Natal dan Tekan Inflasi

TP PKK Sulbar Gelar Pasar Murah Hadapi Natal dan Tekan Inflasi

Deskriptif.co.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulbar melalui Dinas Ketahanan Pangan Sulbar terus menggencarkan pasar murah guna menekan harga menjelang natal dan tahun baru.

Pasar murah yang digelar berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Sulbar. Pasar murah tersebut menyediakan berbagai bahan pokok seperti beras, ikan, ayam, bawang dan cabai dilaksanakan di Taman Karema Mamuju, Senin, 17 Desember 2023

Pj Ketua TP PKK Provinsi Sulbar , Ninuk Triyanti Zudan yang turun langsung meninjau pelaksanaan pasar murah di Taman Karema Mamuju. Menurutnya selain memastikan pasar murah berjalan pasar murah juga digelar bagian dari memperingati hari ibu ke 95 dan HBKN Natal dan tahun baru.

“Pasar murah ini untuk menjaga daya beli masyarakat tetap terjaga, maka Dinas Ketahanan Pangan bersama TP PKK, menggelar pasar murah,”kata Ninuk.

Ninuk, mengatakan pasar murah yang dilakukan seluruh harga sudah di bawah rata-rata, DNA jauh lebih murah.

“Kita bersyukur masyarakat sangat antusias, bahan pokok seperti gula, beras dan cabai dan ikan dan ayam banyak diminati,” kata Ninuk.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulbar Abdul Waris Bestari mengatakan pasar murah yang digelar menyediakan 2 ton beras kemudian 300 kg cabai, bawang.

“Kita berkolaborasi dengan DKP untuk menyediakan ikan karena ikan juga menjadi salah satu penyumbang inflasi,” kata Waris.

Distapan juga pada pasar murah tersebut menyediakan gula pasir, terigu dan ayam. Pelaksanaan pasar murah dipusatkan di Taman Karema dan akan digela selama dua hari.

“Kami memang rutin menggelar utamanya dalam rangka hari besar keagamaan, ini untuk menjaga stok pasokan pangan,” ucap Waris.

Waris mengaku, secara keseluruhan stok ketersediaan pangan sampai enam bulan kedepan terpenuhi.

“Harga beberapa komoditas dipasaran juga terpantau stabil, seperti cabai, bawang. Untuk kebutuhan pangan kita berkolaborasi dengan Bulog , dan beras kita masih tercukupi sebanyak 1 juta ton,”Tutupnya. (Rls)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.