Borong Podium, Mandar Silat Academy Harumkan Nama Sulbar di Parepare Championship 3

Borong Podium, Mandar Silat Academy Harumkan Nama Sulbar di Parepare Championship 3

Deskriptif.co.id, Parepare – Prestasi gemilang berhasil ditorehkan kontingen Mandar Silat Academy Polman dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Open Turnamen Piala Walikota Parepare Championship 3. Bertempat di GOR B.J. Habibie, Kota Parepare, akademi silat asal Tanah Mandar ini sukses mendominasi podium dan memborong berbagai medali di lintas kategori.

Kejuaraan yang diikuti oleh seribu pesilat tangguh dari berbagai daerah di Indonesia ini menjadi panggung pembuktian bagi Mandar Silat Academy. Lewat persiapan yang matang dan disiplin tinggi, para atlet tampil impresif, baik di kategori Tanding (laga) maupun Seni.

Salah satu pencapaian mencolok diraih oleh Annisa Nabila Kifayah Dan Al-Furqon, pesilat Mandar Silat Academy yang akan mewakili Sulawesi Barat dalam Putaran O2SN Nasional nanti, sukses mengamankan podium tertinggi sebagai Juara 1 pada kategori Seni Tunggal Tangan Kosong dan bersenjata. Selain mereka, puluhan podium lain di kelas tanding juga berhasil disapu bersih oleh para petarung akademi ini.

Keberhasilan memborong medali ini tidak lepas dari kolaborasi solid tim pelatih serta sinergi pembinaan yang baik turut memperkuat komposisi atlet.

Manager Team Mandar Silat Academy Suryananda mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas daya juang yang ditunjukkan oleh anak asuhnya sepanjang kompetisi.

“Hasil ini adalah buah dari kerja keras, keringat di tempat latihan, dan mental pantang menyerah para atlet. Kami tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga membawa pulang kehormatan dan kebanggaan bagi masyarakat Mandar,” ujarnya.

Turnamen Parepare Championship 3 sendiri merupakan salah satu ajang bergengsi tahunan yang bertujuan untuk menjaring bibit-bibit atlet pencak silat potensial di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat. Dengan torehan impresif ini, Mandar Silat Academy semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat pembinaan pencak silat usia dini dan remaja yang patut diperhitungkan di level regional dan Nasional.

Manajemen akademi berharap, euforia kemenangan ini tidak membuat para atlet cepat berpuas diri, melainkan menjadi bahan bakar dan motivasi tambahan untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan nasional yang akan datang. (**)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *