Masyarakat Harap Pemerintah Perpanjang Pendataan Rumah Rusak

Masyarakat Harap Pemerintah Perpanjang Pendataan Rumah Rusak

MAMUJU, DESKRIPTIF.CO.ID – Masyarakat yang rumahnya rusak akibat gempa bumi 6,2 SR berharap pemerintah memperpanjang pendataannya yang hanya sampai tanggal 26 Januari 2021.

Banyak masyarakat yang mengeluh dan pasrah rumahnya yang rusak parah tidak terdata untuk mendapat bantuan pemerintah.

Salah satu warga Erwin mengatakan terlambat mengumpulkan berkas persyaratan penerima bantuan rumah rusak, akibat mengungsi keluar daerah.

“Yah kita pasrah saja kalau tidak tersada, karena kemarin saat gempa langsung mengungsi ke Polman,” kata Erwin, Jumat 29 Januari 2021.

“Kita harap pemerintah perpanjang waktu pendataan rumah rusak,” tambahnya.

Senada, Nurmiati juga berharap agar pemerintah memperpanjang pendataan rumah rusak.

“Berkas yang dipersyaratkan belum bisa saya temukan karena terimbun reruntuhan rumah. Jadi kita harap pendataannya di perpanjang,” tuturnya.

Sedangkan, Sekprov Sulbar Muhammad Idris data final ditentukan oleh SK bupati Majene dan Mamuju. Jadi semakin cepat SK itu keluar akan semakin cepat penyaluran bantuannya.

“Dananya sudah ada, begitua datanya masuk pemerintah pusat langsung transfer ke rekening masing-masing penerima bantuan,” ungkap Idris.

“Kita mau cepat. Jadi kita tidak bicara bulan lagi. Jadi segera dilaporkan ke RT masing-masing setelah datanya valid langsung dikirim, kita target februari sudah tersakurkan,” tutupnya.(hn)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *