Disnaker Sulbar Dukung Program Penanganan Stunting dan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dengan Padat Karya

Disnaker Sulbar Dukung Program Penanganan Stunting dan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dengan Padat Karya

Deskriptif, Mamuju – Program penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan di Sulawesi Barat (Sulbar) terus menjadi prioritas utama Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur, Salim S Mengga.

Program ini tidak hanya fokus pada aspek kesehatan anak, tetapi juga menyasar penguatan ekonomi masyarakat, khususnya yang tergolong miskin ekstrem.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sulbar, Andi Farid Amri, menjelaskan bahwa pada tahun ini program tersebut baru dijalankan di dua kelurahan sebagai tahap awal. Namun, pihaknya berkomitmen memperluas cakupan program secara signifikan di tahun-tahun mendatang.

“Insya Allah, di tahun 2026 kami akan ikut mendukung program penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem di 60 desa, sesuai arahan Gubernur dan Wakil Gubernur,” ujar Farid.

Kegiatan yang akan dilakukan berupa padat karya di seluruh desa sasaran. Tujuan utamanya adalah memberdayakan masyarakat miskin ekstrem agar dapat memperoleh penghasilan mandiri, sehingga kesejahteraan keluarga meningkat.

“Harapannya, masyarakat miskin ekstrem bisa ikut serta dalam kegiatan ini. Kalau mereka sudah memiliki penghasilan, otomatis kebutuhan gizi anak pun terpenuhi, dan program penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan bisa berhasil secara berkelanjutan,” tambahnya.

Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemprov Sulbar untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem dan prevalensi stunting secara signifikan di seluruh wilayah provinsi.

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *