Pasca Gempa 5.1 SR, Seorang Nenek Meninggal di Malunda

MAJENE, Deskriptif. co.id – Pasca gempa bumi berkekuatan 5.1 magnitudo mengguncang Majene Sulawesi Barat (Sulbar), seorang perempuan paruh baya, Rakki, 61 tahun, dikabarkan meninggal dunia.

“Iya, ada satu orang yang meninggal di Puskesmas Malunda, Kabupaten Majene Sulbar,” kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Majene Sulbar, Sirajuddin, Rabu, 3 Februari 2021.

Sirajuddin juga mengungkapkan bahwa pihaknya belum mengetahui penyebab meninggalnya warga Majene tersebut.

“Kayaknya orang itu meninggal dunia karena kaget, bukan karena reruntuhan,” katanya.

Dia juga menyampaikan, akan melakukan pengecekan terhadap orang yang meninggal dunia pasca gempa bumi tadi.

“Kita mau lihat besok, kita mau cek bagaimana yang meninggal apa masuk kategori korban bencana atau bagaimana,” kata Sirajuddin.

Sementara anak dari Rakki, Kasman mengungkapkan, saat gempa berkekuatan 5.2 mengguncang Majene Sulbar, dirinya langsung mengevakuasi ibunya keluar dari tenda Puskesmas darurat.

“Pas gempa saya langsung angkat ibu saya untuk evakuasi keluar dari tenda Puskesmas darurat, tiba-tiba dia lemas, saya goyang tidak ada respon, saya letakkan kembali ternyata dia sudah tidak bernapas,” kata Kasman dengan mata berkaca-kaca.

Karena tidak adanya mobil jenazah, maka Mobil Dobel Kabin Polres Majene tiba-tiba dijadikan sebagai mobil Jenazah dadakan demi untuk menggotong mayat yang ada ditenda puskesmas.

Wakapolres Majene Kompol Jupri mengapresiasi respon cepat seluruh personelnya atas tindakan sigap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan di kondisi apapun.

“Ini tentu hal yang membanggakan di lingkungan Kepolisian karena personil sudah bekerja dan paham betul dengan tanggung jawabnya ditengah masyarakat di kondisi apapun,” tutur Wakapolres.

Sementara, BMK merilis bahwa gempa bumi 5,1 SR yang dirasakan masyarakat Majene dan Mamuju tidak menimbulkan Tsunami.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno memyampaikan kejadian dan Parameter Gempabumi hari Rabu, 03 Februari 2021 pukul 15.25.38 WIB wilayah Selat Makassar diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=5,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,99 LS dan 118,86 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 6 km arah barat laut Majene, Sulawesi Barat pada kedalaman 17 km.

“Gempa ini tidak berpotensi tsunami. Gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar naik (Oblique Thrust Fault),” ucap Bambang.

“Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” tutupnya.(hn)

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Mengaku Salah, Gubernur Diminta Proses Pencopotan Kadispora Sulbar

Mamuju, Deskriptif.co.id – Aliansi Pemerhati Keadilan Generasi Muda Provinsi Sulbar, menindaklanjuti tuntutan yang telah disodorkan dalam gerakan aksi 2 Agustus 2021, diantaranya pencopotan, Kadispora Sulbar dan Kabid Kepemudaan. Hal itu diungkapkan Koordinator Aliansi, Sofliadi. Berdasarkan pertemuan massa aksi yang difasilitasi ketua DPRD Sulbar Sitti Suraidah Suhardi yang juga dihadiri pihak Komisi IV, menghadirkan Kadispora Sulbar […]

Bagikan

11 Pejabat Dirotasi, Ini Pesan Kakanwil Kemenag Sulbar

Mamuju, Deskriptif.co.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah 11 pejabat administrator dilingkungannya, Jumat (06/08/2021). Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, M Muflih B Fattah mengatakan, rotasi jabatan di lingkup Kemenag Sulbar memang harus dilakukan karena tuntutan organisasi. Hal itu juga sebagai bentuk penyegaran bagi pejabat ditempat mereka yang […]

Bagikan

Permudah Nelayan, DPK Mateng Ciptakan Aplikasi Penangkap Ikan

Deskriptif.co.id, Mamuju Tengah – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Mamuju Tengah (Mateng), temukan terobosan baru ciptakan aplikasi pendeteksi ikan guna mempermudah penangkapan ikan bagi nelayan di laut. I Made Kardiana, merupakan sosok yang mempelopori pembuatan aplikasi itu, juga sekaligus Kepala Bidang Perikanan dan Tangkap DKP Mateng, menuturkan, aplikasi itu bernama Pamekang berasal dari bahasa Mamuju […]

Bagikan

Kasipers Korem 142/Tatag : Tugas Kedepan Harus Lebih Profesional

MAMUJU, Deskriptif.co.id – Kasilog Korem 142/Tatag Kolonel Czi Bambang bertindak selaku Irup pada upacara Bendera mingguan di Korem 142/Tatag. Usai pelaksanaan upacara dilanjutkan pengecekan personel oleh Kasipers Korem 142/Tatag Kolonel Inf. Masrief di lapangan apel Korem 142/Tatag. Senin (24/05/21) Kasipersonalia Korem 142/Tatag Kolonel Inf Masrief dalam arahannya lebih menekankan kebijakan Pimpinan TNI AD tentang kesejahteraan […]

Bagikan