Gusdurian Peduli Bangun Huntara di Majene

MAJENE, Deskriptif.co.id – Para relawan GUSDURian Peduli membangun Huntara untuk para pengungsi korban Gempa Bumi di sebuah galung (tanah lapang) di Desa Mekkatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Huntara yang dibuat dari bahan kayu dengan desain rumah panggung ini berdiri berjejer sehingga menyerupai sebuah Kappung (Kampung) kecil di antara pohon-pohon kelapa yang bersebelahan dengan lokasi pengungsian warga dusun Mekkatta, Aholeang dan Rui.

Setidaknya ada 120 KK yang mengungsi di tempat ini, dan kesemuanya butuh Huntara. Kappung ini nantinya juga akan dilengkapi dengan fasilitas Listrik dan MCK serta air bersih.

Huntara ini sengaja tidak berbentuk menyerupai barak, tapi dibuat per unit dengan ukuran 4×6 meter demi kenyamanan dan privasi para penyintas yang akan menghuninya.

Selain itu, desain rumah panggung diakui lebih sehat ketimbang lantai plester, apalagi di daerah tersebut relatif becek jika hujan dan masih banyak hewan liar seperti ular yang berkeliaran dan bisa saja masuk ke dalam huntara jika lantainya menempel di tanah.

Huntara ini berbahan utama kayu dengan dinding Calsi Board dan atap seng. Material kayu dipercaya lebih hangat jika cuaca dingin dan tidak panas ketika siang terik.

Kepala Dusun Aholeang Lukman, mengaku bahwa huntara yang dibuat oleh GUSDURian Peduli ini lebih nyaman dan aman. Selain itu desain Huntara ini memiliki kesamaan dengan konstruksi rumah adat di Sulawesi Barat.

“Rumah panggung yang berbahan kayu, selaras dengan rumah adat yang dibuat oleh nenek moyang kami,” kata Lukman, Jumat 12 Maret.

Lanjutnya, selain karena faktor keamanan dan kenyamanan, Huntara yang dibangun oleh GUSDURian Peduli ini memiliki fungsi jangka panjang.

“Maksudnya jika nanti para penyintas ini sudah memiliki hunian tetap, Huntara ini bisa dipindah ke rumah masing-masing dan bisa difungsikan untuk mushalla, lumbung, dan lain-lain tanpa harus membongkarnya,” tambahnya.

Selain membangun Huntara, GUSDURian Peduli juga membangun Sapo (Rumah) GUSDURian Peduli di seberang lokasi Kappung GUSDURian Peduli. Sapo ini dibuat sebagai rumah bersama bagai para penyintas dan relawan, yang nantinya akan menjadi pusat kegiatan warga dan anak-anak muda yang setiap hari berkumpul di tempat tersebut.

“Jika ramadan tiba, sapo ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ramadan, seperti tadarrus Al-Qur’an, dan lain-lain. Selain itu di tempat ini juga akan dibuat perpustakaan dan akan dikembangkan usaha produktif untuk anak-anak muda. Yang sudah berjalan untuk awal ini adalah usaha potong rambut,” ucap Ketua Umum Gusdurian Peduli A’ak Abdullah Al-Kudus.

Selain itu, untuk sementara ini Huntara yang dibangun di tempat ini baru sebanyak 20 unit.

“Kami akan berupaya semampunya untuk bisa membangun sisa huntara yang dibutuhkan oleh penyintas. Mohon doa dan dukungannya,” tutupnya.(Asr/hn)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Gubernur Pantau Kesiapan Pembangunan Huntap

MAJENE, Deskriptif.co.id – Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar didampingi Bupati Majene, Lukman dan Pj. Sekda Majene, Suyuti memantau kesiapan lahan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) masyarakat di Kecamatan Ulumanda dan Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Selasa, 18 Mei 2021 “Kita berharap proses pengerjaan pembangunan hunian itu dapat berjalan dengan lancar dan bisa selesai dengan cepat, sehingga masyarakat […]

Bagikan

Kapolres Majene : Jaga Disiplin dan Loyalitas, Jangan Karena Puasa Kita Melemah

MAJENE, Deskriptif.co.id – Puasa Ramadan mestinya menjadi spirit untuk kita lebih semangat dalam bekerja dikarenakan seluruh perbuatan baik di bulan suci ini manjadi istimewa dan pahalanya akan dilipatgandakan. Kapolres Majene AKBP Irawan Banuaji menekankan agar puasa tidak menjadi alasan kita melemah atau tidak semangat bekerja. “Untuk itu, disiplin dan loyalitas harus menjadi kebangaan kita di kondisi […]

Bagikan

Gubernur Resmikan Gedung Hibah Pemprov

MAJENE, Deskriptif.co.id – Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar meresmikan Gedung Hibah Pemprov Sulbar dan Gedung Laboratorium Terpadu Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Senin 3 Mei 2021. Berlangsung di Kampus Unsulbar tepatnya di Parang-Parang Kabupaten Majene, peresmian dua gedung tersebut ditandai dengan penandantanganan prasasti dan pemotongan pita. Dalam kegiatan itu dirangkaikan buka puasa bersama. Dalam sambutannya, Gubernur […]

Bagikan

Polres Majene Bagi Masker di Depan Masjid

MAJENE, Deskriptif.co.id – Guna menekan penyebaran Covid-19 khususnya di bulan suci ramadhan 1442 H, Kepolisian Resor Majene terus menghimbau para jamaah untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes). Tak hanya itu, untuk memastikan para jamaah betul-betul patuh dengan protokol kesehatan seperti pake masker, jaga jarak dan sebagainya saat melaksanakan ibadah taraweh, para personil Polres Majene standby di […]

Bagikan