Gubernur Minta Tim TBS Terapkan Permentan Dalam Menetapkan Harga

POLMAN, Suwarta.com – Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menegaskan penetapan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dapat mengikuti Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 1  tentang pedoman penetapan harga beli TBS  kelapa sawit produksi pekebun.

Hal tersebut disampaikan pada pembukaan Rapat Evaluasi Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Sulbar,  yang berlangsung di Hotel Al-Ikhlas, Kabupaten Polman, Kamis 25 Maret 2021.

“Penetapan harga pembelian TBS produksi perkebunan telah tertuang dalam peraturan menteri,  yang bertujuan memberikan perlindungan kepada pekebun dalam memperoleh harga wajar TBS dan menghindari persaingan tidak sehat di antara perusahaan perkebunan,” kata ABM.

Lanjutnya, harga TBS juga telah diatur  sesuai pasal 6 ayat 2 dan ayat 3 berbunyi, yaitu gubernur dalam menetapkan harga pembelian TBS produksi pekebun, sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dibantu oleh tim penetapan harga pembelian TBS.

“Tim penetapan harga TBS dan pembelian TBS sebagaimana dimaksud pada ayat 2, dibentuk oleh gubernur dengan keanggotaan berasal dari beberapa unsur,” tambahnya.

ABM juga sesuai strategi nasional pemberantasan korupsi oleh KPK, diharapkan perusahaan-perusahaan sawit dapat  memberikan data izin usaha peta lokasi HGU melalui Dinas Perkebunan, serta memerintahkan kepada seluruh tim penetapan untuk membuat standar operasional prosedur (SOP) penetapan kadar pembahasan tidak berbentuk dan dapat menghasilkan keputusan yang sesuai.

“Kiranya pihak perusahaan dalam melakukan aktifitasnya dapat membangun dan mengelola tanpa merusak lingkungan dan tetap menjaga kelestarian alam sekitar,” ungkap ABM.

Selain itu, dirinya menyampaikan perlu diketahui secara bersama bahwa luas Lahan sawit se- Indonesia yaitu 16,381 juta Ha tersebar di 26 provinsi, sedangkan luas lahan sawit di Sulbar mencapai 104,760 Ha dan produksi 189.588 ton.

Dalam pertemuan itu, Gubernur menyinggung mengenai investasi. Ia mengatakan, selaku wakil pemerintah pusat di daerah mendukung investasi yang masuk di Sulbar, namun diharapkan dalam melakukan kegiatannya harus sesuai dengan aturan perundang -undangan.

Ia menambahkan, Sulbar terdiri dari enam kabupaten dimana masing-masing kabupaten sudah terbagi sesuai tupoksi dan strategis daerahnya, seperti Mamuju sebagai Kota Pemerintahan, Majene sebagai Kota Pendidikan, Mamasa sebagai Daerah Pariwisata, Mamuju Tengah dan Pasangkayu sebagai Kota Industri dan Polewali Mandar sebagai Kota Budaya.

“Mari kita bersinergi semuanya dan kita bangun Sulbar secara bersama,”ajak Ali Baal

Asisten II Bidang Ekbang Setda Sulbar, Junda Maulana menyampaikan,  TBS merupakan sektor pertanian unggulan di Sulbar,  namun belum mampu berkontribusi besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Apa yang dikemukan oleh pak gubernur sangat  berkaitan dengan  penerapan harga TBS, namun kita hanya berputar-putar dalam diskusi, sehingga menghabiskan energi  tanpa menemukan jalan untuk menaikkan perekonomian di Sulbar,”kata Junda

Kepala Dinas Perkebunan Sulbar,  Abd. Waris mengatakan, regulasi-regulasi pemerintah pusat yang akan dijalankan oleh pemerintah daerah, diharapkan penuh oleh Gubernur Sulbar agar dapat berjalan sebagaimana mestinya, sehingga menemukan langkah-langkah bagaimana perusahaan perkebunan yang ada di Sulbar dapat berinvestasi dengan tenang tanpa ada kendala.

“Kemarin saya dampingi pak gubernur ada vidcom dengan pihak KPK, pak gubernur menyampaikan bahwa kita harus punya satu peta, mau tidak mau ini adalah perintah dari KPK,”bebernya

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten I Bidang Pemkesra Setda Sulbar, Muh. Natsir, beberapa pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar, Pihak PT. Asra dan PT. Unggul serta undangan lainnya.(Adv/hn)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kasrem 142/Tatag Hadiri Pembukaan TMMD ke 111

POLMAN, Deskriptif.co.id – TMMD Ke 111 TA 2021 secara resmi dibuka Bupati Polewali Mandar Andi Ibrahim Masdar di Baruga Kodim 1402/Polman, dihadiri Kasrem 142/Tatag Kolonel Inf. Yusuf Sampetoding.Selasa (15/06/21). Tentara Manunggal Membangun Desa yang ke 111 ini, berlokasi di Desa Kunyi Kec. Anreapi Kab. Polman dengan sasaran fisik perintisan dan pelebaran jalan sepanjang 1.977 M […]

Bagikan

Peringati HLH, Gubernur Sulbar Tekankan Jaga Lingkungan

POLMAN, Deskriptif.co.id – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2021 tingkat Provinsi Sulbar diperingati di Lingkungan Pulele, Kecamatan Darma, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu, 5 Juni 2021. Tahun ini, peringatan Hari Lingkungan Hidup mengusung tema ” Restorasi Ekosistem”. Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya untuk menjaga lingkungan. “Sebagaimana juga dalam salah satu […]

Bagikan

Polman Darurat Sampah, Halim Minta Bupati Turun Tangan

POLMAN, Deskriptif.co.id – Persoalan sampah di Polman belum juga selesai sampai saat ini, dimana sebelumnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berpusat di Kecamatan Binuang ditutup warga karena tidak tahan bau tak sedap sampai kepemukiman masyarakat. Sehingga, Pemkab polman berinisiatif memindahkan sementara TPA ke Kecamatan Campalagian, dimana Bupati turun langsung meninjau lokasi yang akan digunakan. Namun […]

Bagikan

ABM Harap Pembinaan Peserta STQH Lebih Profesional

MAMUJU, Deskriptif.co.id – Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, membuka secara resmi Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke-IX Tingkat Provinsi Sulbar Tahun 2021, yang berlangsung di Gedung Gadis Kabupaten Polewali Mandar, Rabu 2 Juni 2021. Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, dalam sambutannya berharap semua pembinaan peserta STQH agar dilakukan lebih profesional, sehingga melahirkan bibit-bibit […]

Bagikan