Segala Harapan Kakanwil Untuk MUI Sulbar

Segala Harapan Kakanwil Untuk MUI Sulbar

MAMUJU, Deskriptif.co.id – Kerjasama atau sinergi antara pemerintah dan ulama penting dilakukan, karena pemerintah dan ulama dalam hal ini Majelis Ulama Indonesia memiliki peranan penting dalam membangun sebuah bangsa dan negara yang bermartabat sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, H. M. Muflih B. Fattah saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Musyawarah Daerah III Tahun 2021 Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sulawesi Barat, Jumat (26/03).

Dalam kesempatan tersebut H. M. Muflih mengapresiasi kinerja pengurus MUI masa khidmat 2015-2020 yang telah bekerja secara profesional dan mampu melakukan berbagai program dalam mengayomi umat islam di Sulawesi Barat.

“MUI merupakan tempat berkumpulnya cendekiawan muslim bertugas mengayomi umat, memberikan fatwa kepada umat supaya umat tetap tenang dan paham terhadap ajaran agama,” kata Muflih.

Lanjutnya, dengan paradigma dasar MUI yakni himayatul ummah (pelindung umat), khadimul ummah (pelayan umat) dan Shodiqul Hukumah (mitra pemerintah) akan bisa mencapai setiap harapan pendiri bangsa.

“Kami yakin pemerintah dan MUI dengan bergandengan tangan bisa mewujudkan cita-cita pendiri bangsa ini,” tambahnya.

Muflih juga mengungkapkan empat harapan kepada MUI diantaranya sebagai wadah musyawarah para cendekiawan muslim untuk membahas dan memutuskan berbagai agenda MUI untuk umat dan untuk bangsa dengan inti UMAT RUKUN INDONESIA MAJU. Kedua, Wadah ini bisa digunakan sebagai forum konsolidasi dalam memperkuat peran dan sumbangsih MUI dalam kehidupan keagamaan dan kemasyarakatan serta kebangsaan.

Ketiga, menjadi forum penyerapan aspirasi umat islam dan respon ulama mengenai masalah-masalah keorganisasian, keagamaan, kemasyarakatan dan kebangsaan. Keempat, menjadi forum silaturahmi antara komponen umat dalam rangka meningkatkan partisipasi umat dalam kehidupan keagamaan, kemasyarakatan dan kebangsaan,” ungkap Muflih.

Dalam acara tersebut hadir secara istimewa Dr. KH. Marsudi Syuhud selaku Wakil Ketua Umum MUI 2 dan juga selaku Ketua PBNU Pusat didampingi Wasekjen MUI Arif Fahrudin.

Selain itu hadir pula FORKOPIMDA Sulbar, pimpinan Cabang MUI Kabupaten se-Sulawesi barat, para Alim Ulama dan Cendikiawan muslim se-sulawesi barat serta Pimpinan pengurus Ormas se-Sulawesi Barat.

Diakhir acara Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulbar kini dipimpin Dr. KH. Napis Djuaeni, M.A. yang merupakan mantan rektor STAIN Majene.(hn)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *