Tanggapan Dewan Terkain Pinjaman Dana PEN Pemprov Sulbar

Tanggapan Dewan Terkain Pinjaman Dana PEN Pemprov Sulbar

Mamuju, Deskriptif.co.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) bakal mengalokasikan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ke infrastruktur jalan. Pinjaman dari PT MSI sekira Rp 300 miliar itu akan membiayai perbaikan sejumlah titik jalan di wilayah Sulbar.

“Jadi (anggaran) Rp 300 miliar ini khusus infrastruktur jalan. Kita manfaatkan program PEN, yang bunganya rendah,” kata Sekda Sulbar, Muh. Idris usai menghadiri rapat pembahasan KUA-PPAS 2022 bersama DPRD, Selasa (07/09/2021).

Idris menjelaskan, titik jalan yang bakal memanfaatkan dana PEN merupakan hasil usulan masyarakat dan dianggap kurang mendapat perhatian. Selain itu, jalan tersebut masih dalam kewenangan provinsi. Ia pun mengatakan, dana ini masuk dalam postur APBD 2021 dan 2022.

Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abd. Rahim menyambut baik program tersebut. Menurutnya, minimnya akses jalan adalah salah satu masalah di Provinsi Sulbar saat ini.

“Dana PEN ini keseluruhannya memang untuk infrastruktur jalan di daerah-daerah yang selama ini kesusahan soal akses jalan,” ungkap Rahim.

Politisi NasDem itu pun membeberkan sejumlah titik jalan yang perlu perhatian pemerintah.

“Di Mamasa ada jalur Nosu-Pana, Polman ada Mapilli-Piriang, Majene itu Salutambung-Ulumanda, kemudian Mamuju ini Kalumpang-Bonehau, dan jalur strategis ibukota provinsi, yakni jalan Martadinata tembus Tappalang,” jelasnya.

Meski program PEN ini akan meninggalkan utang bagi pemimpin Sulbar mendatang, Rahim tetap memberi dukungan. Ia menganggap hal itu merupakan konsekuensi guna mempercepat pembangunan infrastruktur di Sulbar.

Sementara anggota DPRD Sulbar asal Mamasa, Obednego Depparinding, menekankan agar pinjaman PEN tersebut dimanfaatkan secara merata ke seluruh kabupaten.

“Saya harap ini merata, jangan hanya di kabupaten tertentu,” tegasnya. (Adv)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *