Komitmen DPRD Sulbar Dukung Satgas Penanganan Stunting

Komitmen DPRD Sulbar Dukung Satgas Penanganan Stunting

Deskriptif.co.id, Mmauju – Ketua DPRD Sulbar Sitti Suraidah Suhardi mendukung agar seluruh elemen di Sulbar lebih fokus lagi dalam menangani persoalan stunting.

“Persoalan ini tidak akan susah kita hadapi kalau kita hadapi bersama sama,” ujar Suraidah, Jumat (02/12/22).

Senada Wakil Ketua DPRD Sulbar Abdul Rahim, menurutnya, dibutuhkan keseriusan menangani situasi Stunting di Sulbar. Apalagi persoalan stunting mengangkut persoalan semua sektor.

“Soal stunting melibatkan semua sektor. disitu ada kesehatan, Ketahanan pangan, bahkan Kemenag soal sosialisasi pernikahan udia dini,” ujar Rahim.

Sebelumnya, Tim Satgas Percepatan Penurunan Stunting Sulbar Hastuti Indirani terus berkoordinasi dengan DPRD Sulbar mendorong Ranperda tentang Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sulbar.

“Sulbar masuk dalam 12 Provinsi yang menjadi pusat perhatian pemerintah pusat untuk lokus stunting,” kata Indriani.

anjut perempuan yang akrab disapa Indri ini menyebutkan, secara nasional Provinsi Sulawesi Barat menempati posisi kedua tertinggi prevalensi kasus stunting di Indonesia, satu tingkat dibawah Provinsi NTT sebesar 33,8 persen dan untuk Provinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Polman dan Majene merupakan kabupaten yang tertinggi prevelensi kasus stuntingnya, diharapkan pada tahun 2024 Provinsi Sulawesi Barat dapat menurunkan angka stuntingnya sebesar 18,6 persen dan secara nasional sebesar 14 persen.

“Kita berharap target pemerintah pusat untuk Sulawesi Barat di tahun 2024 prevelensi kasus stunting di SULBAR turun 18,6 persen,” tutup Indirani. (ril)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.