Terima Mahasiswa PPL, Kaprodi KPI STAIN Majene Apresiasi KPID Sulbar

Terima Mahasiswa PPL, Kaprodi KPI STAIN Majene Apresiasi KPID Sulbar

Mamuju – Ketua Program Study Komunikasi Penyiaran Islam STAIN Majene Ibu Fathiyah memberikan apresiasi yang dalam dan ucapan terima kasih kepada seluruh Komisioner KPID Sulbar karena telah memberikan ruang dan waktu kepada mahasiswa STAIN untuk melakukan PPL dikantor KPID dalam rangka menimba ilmu penyiaran selama kurang lebih 2 bulan lamanya, (27/11/2023).

Lebih lanjut Fathiyah menuturkan bahwa mahasiswa PPL program study komunikasi dan penyiaran islam ini akan berakhir pada tanggal 9 Desember 2023 nanti jadi seluruh rangkaian program PPL

“Insya Allah memberi manfaat kepada peserta PPL dan harapan kami bahwa hubungan antara STAIN Majene dan KPID Sulbar terus berkesinambungan dan kita bisa melaksanakan kegiatan dalam bentuk kolaborasi yang lain, dan Insya Allah kita akan memperbaharui MoU yang sedianya berakhir pada tahun ini,” kata Fathiyah, Selasa 28 November 2023.

MoU kali ini akan dirancang berbagai kegiatan yang melibatkan kedua belah pihak antara KPID dan STAIN Majene.

“Kami berharap komunikasi yang baik antara STAIN Majene dengan KPID akan terjalin melalui berbagai kegiatan bukan hanya kegiatan PPL tapi juga dalam berbagai bentuk kegiatan lainnya,” bebernya.

Ditempat yang sama Dosen STAIN Nurul Islam mengurai bahwa banyak isu di KPID yang bisa dijadikan riset bagi mahasiswa PPL untuk perkembangan dunia penyiaran. Dan kedepan kata Nurul Islam, pada bulan 1 dan bulan 2 tahun 2024 mereka akan melaksanakan KKN.

“Hal ini sangat beririsan dengan momentum kampanye Pemilu, ini bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa mengundang KPID turun kelapangan menyampaikan peraturan tersebut ke tengah-tengah masyarakat mensosialisasikan PKPI tentang kampanye khususnya pada pengawasan penyiaran, pemberitaan, dan iklan kampanye pada lembaga penyiaran,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut Ketua KPID Sulbar Mu’min mengungkapkan bahwa KPID tentunya ingin menjadi mitra dan partner dengan semua Perguruan Tinggi yang ada di Sulbar termasuk STAIN Majene.

“Kami berharap mahasiswa PPL selama di KPID bisa mendapatkan pengetahuan penyiaran untuk menjadi bekal diluar yang mungkin tidak didapatkan dikampus. Kami juga memohon maaf atas segala kekurangan baik fasilitas kantor maupun dari kekurangan lainnya,” ucapnya.

Tetapi hal yang lebih penting ialah bagaimana bisa membangun komunikasi untuk terus bersinergi dan berkolaborasi.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua KPID Sulbar Ahmad Syafri Rasyid, dirinya mengatakan mahasiswa yang PPL dipastikan sudah memahami metode pengawasan yang dilakukan oleh KPID selama ini.

“Semoga kelak pengetahuan terkait penyiaran dapat menjadi modal dalam memfilter mana siaran yang layak dan mana yang tidak layak ditonton,” jelasnya

Sedangkan, Koorbid. Pengawasan Isi Siaran Nur Ali menyampaikan mahasiswa PPL sudah berbaur dengan Komisioner dan Staf.

“Kita berharap kemitraan ini terus berlanjut di masa yang akan datang dan adik-adik mahasiswa bisa menjadi agen perubahan ditengah masyarakat, eksplorlah ilmu penyiaran demi pembangunan daerah kita yang malaqbi,” tuturnya.

Serupa, Koorbid. PS2P Firman Getaran berterima kasih kepada STAIN Majene mempercayakan mahasiswanya PPL di KPID.

“Kami berharap ilmunya diterapkan dilingkungan keluarga, sahabat dan di masyarakat luas,” terangnya.

Sementara Komisioner KPID Sarinah menyebut bahwa mahasiswa yang PPL ini sudah seperti adik bahkan anak sendiri, mereka telah menjadi keluarga besar KPID.

“Semoga ilmu penyiarannya bias bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat,” imbuhnya.

Usai pertemuan, Sahiruna salah-satu yang mewakili mahasiswa PPL lainnya saat diminta tanggapannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Komisioner dan staf KPID Sulbar yang telah membimbingnya selama di KPID.

“Kami telah mempraktekkan bagaimana metode pengawasan di KPID, dan hasil pengawasan kami dituangkan dalam form yang disediakan oleh KPID dan kami mengisinya sesuai dengan hasil pengawasan kami di studio mini KPID Sulbar,” tutupnya. (hh)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.