Beredar Hoax, BMKG Jelaskan Bedanya Evakuasi dan Eksodus

Beredar Hoax, BMKG Jelaskan Bedanya Evakuasi dan Eksodus

MAMUJU, DESKRIPTIF.CO.ID – BMKG menjelaskan bedanya evakuasi dengan eksodus (perbuatan meninggalkan tempat asal kampung halaman, kota, negeri oleh penduduk secara besar-besaran) yang meresahkan masyarakat Mamuju.

Dimana, sebelumnya beredar informasi bahwa adanya himbauan BMKG agar masyarakat meninggalkan Mamuju karena akan terjadi Gempa susulan yang lebih besar daripada Palu.

Sehingga, pihak BMKG mengklarifikasi informasi tersebut tidaklah benar dan masyarakat diminta untuk tetap waspada.

“Himbauan BMKG saat bencana adalah evakuasi untuk menyelamatkan diri bukan eksodus. Misalnya bangunan rumah sudah rusak jangan ditempati maka perlu evakuasi ke tempat evakuasi sementara atau permanen yang lebih aman,” kata Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono.

Lanjutnya, pihaknya juga mengimbau masyarakat bahwa jika terjadi gempa kuat di pantai dianjurkan melakukan evakausi mandiri dengan cara menjauh dari pantai.

“Evakuasi mandiri dengan cara menjadikan gempa kuat yang dirasakan di pantai sebagai peringatan dini tsunami. Hal ini efektif jika sumber gempa kuat dekat pantai karena waktu emas penyelamatan tsunami sangat singkat,” tambahnya.

Hal itu, juga dipertegas oleh Kepala BMKG Pusat Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa BMKG tidak pernah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meninggalkan Mamuju.

“Semoga tidak menambah kecemasan, tidak perlu keluar Mamuju karena kami pun masih ada di sini, kalau keluar aku udah lari duluan,” tegasnya.(hn)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *