Polisi Tangkap Pembunuhan Jurnalis di Mamuju Tengah dengan 17 Luka Tusuk

Deskriptif.com, Mamuju Tengah – Polda Sulawesi Barat merilis kasus pembunuhan jurnalis DL (28) yang jasadnya ditemukan dengan 17 luka tusuk pada 20 Agustus 2020 lalu. Terungkap, motif pembunuhan korban karena kasus pelecehan terhadap seorang perempuan.

Polisi menangkap enam orang tersangka, yakni, Sy (32), Nw (32), Dn (20), Hd (18), AB (25) dan Il (19) di tempat berbeda. Para pelaku melakukan pembunuhan karena sakit hati kepada korban yang melecehkan K yang masih bersaudara dengan dua orang tersangka.

Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Eko Budi Sampurno mengatakan, peristiwa ini berawal saat K mengendarai motor melintas di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Kecamatan Karossa sekitar pukul 23.00 Wita. Di saat bersamaan DL yang melakukan perjalanan dari Pasangkayu, mendapati K sendirian tengah berkendara.

“Korban dan perempuan K tidak saling kenal, ketika K pulang kerja naik motor diganggu korban, jilbabnya ditarik hingga mau hampir terjatuh dari motor,” kata Eko saat konferensi pers di Polres Mamuju Tengah, Rabu (21/10/2020).

Lanjut Eko, saat diganggu korban, K lalu berusaha mencari pertolongan dan sempat singgah di salah satu bengkel di Karossa untuk menelepon saudaranya, yakni tersangka Sy. Tak terima adiknya diganggu, Sy yang sedang nongkrong di sebuah salon bersama teman dan sepupunya langsung mengejar DL.

“Berbekal ciri-ciri yang disampaikan adiknya para tersangka mengejar korban. Ada yang mengejar dan ada yang menusuk, yang menusuk dua orang. Tak ada perencanaan sebelum, tersangka hanya meresa kesal,” ujar Eko.

Eko mengungkapkan bahwa pembunuhan jurnalis tersebut spontan dilakukan keenam tersangka, karena saudara dua orang pelaku diganggu oleh korban dalam perjalanan dari Pasangkayu. Masing-masing tersangka sudah bisa dibuktikan perannya, siapa yang mengejar, siapa yang memukul kepala korban, bahkan siapa yang menusuk.

“Sudah diakui oleh masing-masing pelaku dan dikaitkan juga dengan barang bukti,” ungkap Eko.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi di antaranya empat sepeda motor milik pelaku, satu motor milik korban, dan enam handphone milik para pelaku. Sementara itu, handpone milik korban sampai saat ini belum ditemukan.

“Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 338 Subs 170 Ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” tutup Eko. (jab)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Permudah Nelayan, DPK Mateng Ciptakan Aplikasi Penangkap Ikan

Deskriptif.co.id, Mamuju Tengah – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Mamuju Tengah (Mateng), temukan terobosan baru ciptakan aplikasi pendeteksi ikan guna mempermudah penangkapan ikan bagi nelayan di laut. I Made Kardiana, merupakan sosok yang mempelopori pembuatan aplikasi itu, juga sekaligus Kepala Bidang Perikanan dan Tangkap DKP Mateng, menuturkan, aplikasi itu bernama Pamekang berasal dari bahasa Mamuju […]

Bagikan

Wujudkan Saber Pungli, Perlu Ada Pemahaman Kepada Semua Komponen Masyarakat

MATENG, Deskriptif.co.id – Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeny Anwar, membuka Sosialisasi Terkait Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli), Kamis, 3 Juni 2021. Berlangsung di Aula Kantor Bupati Mamuju Tengah (Mateng), kegiatan tersebut digelar dalam rangka meningkatkan efesiensi dan transparansi bagi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeny Anwar menekankan, demi mewujudkan Saber […]

Bagikan

Bupati Mateng Apresiasi Kapolda Dalam Pembangunan Mapolres

MATENG, Deskriptif.co.id – Setelah penantian panjang, Akhirnya Masyarakat Mamuju Tengah (Mateng) akan memiliki Kantor Polres permanen, setelah Kapolda Sulbar Irjen Pol Eko Budi Sampurno mengumumkan pembangunan Mapolres akan dimulai pada hari ini, Kamis (03/06/21). Pembangunan gedung Kantor Mapolres Mateng ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolda Sulbar, Bupati Mamuju Tengah Aras Tammauni dan Kapolres Mateng […]

Bagikan

Polsek Kalukku Minta Pengunjung Pasar Disiplin Prokes

MAMUJU, Deskriptif.co.id – Jajaran Polsek Kalukku bersama instansi pemerintah gencar melakukan himbauan kepada masyarakat untuk disiplin Protokoler kesehatan setiap beraktivitas. Apalagi, dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1442 H banyaknya masyarakat Kalukku berbelanja di pasar Tasiu. Kapolsek Kalukku Ipda Sirajuddin mengatakan pihak melakukan imbauan di pasar Tasiu bersama instansi terkait. “Kita imbau masyarakat untuk mentaati […]

Bagikan