Enny : Perlunya Terobosan Mengentaskan Kemiskinan

MAMUJU, Deskriptif.co.id – Kemiskinan merupakan masalah sepanjang masa yang membutuhkan penanganan khusus. Oleh karena itu, diperlukan terobosan untuk mengentaskan masyarakat dari masalah kemiskinan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeny Anwar pada  Rapat Koordinasi (rakor) Penanggulangan Kemiskinan Sulbar, melalui video conference dari rumah jabatannya, Rabu, 3 Maret 2021.

Selain itu, kata Enny, kemiskinan juga merupakan persoalan yang kompleks, sebab kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan masalah rendahnya tingkat pendapatan dan konsumsi, tetapi berkaitan juga dengan rendahnya tingkat pendidikan, kesehatan dan ketidakberdayaan untuk berpartisipasi dalam pembangunan manusia.

Enny menuturkan, untuk merumuskan kebijakan penanganan kemiskinan diperlukan pemikiran dari seluruh pihak terkait, dengan  melakukan rapat koordinasi kemiskinan untuk membahas permasalahan dan solusi yang perlu dirumuskan dalam percepatan penanggulangan kemiskinan provinsi dan kabupaten.

“Tentu tidak hanya dapat dilakukan oleh pemerintah saja tetapi juga memerlukan keterlibatan semua pihak selaku pemangku kepentingan. Dukungan dan kerjasama ini perlu ditingkatkan dan digerakkan bersama pemerintah, dunia usaha, perbankan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan masyarakat itu sendiri,”pungkas Enny

Masih kata Enny, kemiskinan di Sulbar ditargetkan turun  7,27 persen pada tahun 2030. Sebagai gambaran kemiskinan di Sulbar dalam kurun tiga tahun terakhir mengalami fluktuasi cenderung menurun walaupun belum signifikan, dimana  2018 sebanyak 11,22 persen dan turun menjadi 10,95 persen pada  2019.

Selanjutnya, pada 2020 kemiskinan mengalami kenaikan yaitu 11,50 persen, dengan jumlah penduduk miskin sebesar 159,05 jiwa yang didominasi oleh penduduk miskin pedesaan sekira 82.31 persen, dan kemiskinan di perkotaan sekira 17,69 persen.

Senada dengan Wakil Gubernur Sulbar, Sekprov Sulbar, Muhammad Idris, yang juga hadir secara virtual dalam kegiatan itu, mengatakan, kemiskinan merupakan persoalan realitas sosial yang begitu kompleks.

“Tidak ada negara di dunia ini yang tidak setiap saat mendiskusikan tentang kemiskinannya,”pungkas Idris

Idris menekankan, persoalan kemiskinan bukan hanya sekedar angka-angka, tetapi juga bagaimana fenomena di perintahan tentang aspek kebijakan serta undang-undang yang telah mengatur banyak Peraturan Pemerintah (PP) yang membicarakan tentang kemiskinan.

“Dari angka-angka yang telah disampaikan oleh Ibu Wakil Gubernur, kita masih berada pada kategori daerah yang masih cukup tinggi tingkat angka kemiskinannya. Kesimpulannya adalah kita telah surplus kebijakan mengenai penanganan kemiskinan. Melihat negara maju, semakin banyak kebijakan yang mengatur tentang isu itu akan semakin berpeluang tertangani dengan baik dan bisa keluar dari permasalahan itu,”ucapnya.(Adv/hn)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Serbuan Vaksinasi Disambut Antusias Masyarakat Mamuju

MAMUJU, Deskriptif.co.id – Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan, S.I.P didampingi Dandim 1418/Mamuju Kolonel Inf. Tri Aji Sartono, Kasiter Korem 142/Tatag Kolonel Arh. Sri Rusyono,S.E serta Dan Lanal Mamuju Letkol Marinir Laode Jimmy meninjau langsung pelaksanaan Serbuan vaksinasi di Kodim 1418/Mamuju, sekaligus video conference dengan Panglima TNI. Minggu (4/07/21). Kegiatan vaksinasi massal ini, disambut antusias […]

Bagikan

BPJS Ketenagakerjaan Sulbar Menyerahkan Jaminan Kematian Prajurit TNI AD

MAMUJU, Suwarta.com – BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Barat kembali menyerahkan santunan Jaminan kematian sebesar Rp 42 juta kepada Ny. Mariana istri Almarhum Serma Hasan anggota Kodim 1418/Mamuju yang meninggal beberapa hari yang lalu. Penyerahan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan dilaksanakan dikediaman Almarhum Serma Hasan di jalan Angsa Lingkungan Padang Baka Mamuju. Jumat, (2 /7/21). Danrem 142/Tatag […]

Bagikan

Ditunjang Sarana, Prajurit Korem 142/Tatag Aktif Olahraga

MAMUJU, Deskriptif.co.id – Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, “Mens sana in corpore sano” hal ini sejalan dengan aktifitas yang dilakukan oleh Personel Korem 142/Tatag sebelum memulai kegiatan diawali dengan olahraga pagi, ini dilakukan setiap hari guna menjaga kebugaran dan meningkatkan imunitas. Ditunjang dengan fasilitas sarana olahraga yang sangat memadai misalnya, Lapangan bola, […]

Bagikan

ABM Angkat Bicara Soal Dinamika Musorprov KONI

MAMUJU, Deskriptif.co.id – Pelaksanaan musyawarah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulbar yang berakhir Deadlock, dimana pencalonan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar sebagai kandidat satu-satunya mendapat protes. Menanggapi hal tersebut, nomor satu Sulbar tersebut mengungkapkan bahwa dinamika pelaksanaan Musorprov Koni Sulawesi Barat, dirinya secara pribadi yang telah ditetapkan oleh Tim Penjaringan Pendaftaran Calon Ketua yang ditangani […]

Bagikan