Ketahanan Pangan Kodim 1402 Polman Menyatu dengan Kampung Pancasila

Ketahanan Pangan Kodim 1402 Polman Menyatu dengan Kampung Pancasila

Deskriptif.co.id, Polewali Mandar – Prajurit TNI dari Kodim 1402/Polman bersama masyarakat melakukan kerja bakti pengolahan lahan ketahanan pangan di Kampung Pancasila binaan Kodim 1402/Polman, di Desa Pasiang, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (15/9/2022)

Kerja bakti pengolahan lahan ketahanan pangan di kampung Pancasila seluas 2 Ha ini, dihadiri oleh Kepala Staf Kodim 1402/Polman, Mayor Inf Ahmad, T. S.Sos,. M.Si, Camat Matakali Rahmat Razak dan Kepala Desa Pasiang H. Muhammad Amin beserta Danramil Jajaran Kodim 1402/Polman.

Diketahui, sebelumnya Dandim 1402/Polman Letkol Czi Masni Etha Yanurianedhi, M.Tr.(Han) mencanangkan Desa Pasiang sebagai kampung Pancasila dengan tujuan membangkitkan kembali semangat Pancasila sekaligus mengajak warga agar dapat menerapkan nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari.

Dijelaskan Dandim 1402/Polman Letkol Czi Masni Etha Yanurianedhi., M.Tr.(Han), bahwa salah satu kegiatan yang dilaksanakan pada kampung Pancasila yakni meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui ketahanan pangan.

Menurut Dandim, lahan ini nantinya akan ditanami jagung dan hasilnya diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat setempat yang berada di kampung Pancasila.

” Saya berharap, kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas serta Kepala Desa dan perangkatnya agar dapat menghimbau warganya untuk lebih giat menanam dengan memanfaatkan lahan disekitar rumah untuk membantu perekonomian keluarga ” kata Dandim.

Lanjut dikatakan, Desa Pasiang akan dijadikan contoh sebagai kampung Pancasila bagi Desa – Desa yang lain di Kab. Polewali Mandar.

“kita semua berharap agar kedepan setiap Kecamatan minimal ada satu Desa sebagai Kampung Pancasila ” ungkapnya

Ditempat yang sama, Camat Matakali, Rahmat Razak sangat mengapresiasi pencanangan Kampung Pancasila yang diprakarsai oleh Kodim 1402/Polman, sekaligus membuka lahan tidur untuk dijadikan lahan ketahanan pangan bagi warga Desa Pasiang.

“kegiatan ini sangat positif karena dapat membangkitkan kembali semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat, dan TNI hadir sebagai pelopor bahkan sebagai motivator bagi masyarakat di berbagai aspek kehidupan sehingga rasa persatuan dan kesatuan kita semakin utuh dan kuat,” Pungkasnya. (zik)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.