Komisi II DPRD Sulbar Evaluasi 3 Proyek PPN Palipi yang Tak Maksimal

Komisi II DPRD Sulbar Evaluasi 3 Proyek PPN Palipi yang Tak Maksimal

Deskriptif.co.id, Majene – Komisi II DPRD Sulbar melakukan monitoring dan evaluasi terhadap sejumlah program kegiatan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palipi Majene tahun anggaran 2023.

Objek evaluasi, yakni pemecah ombak, rehabilitasi dermaga, dan pabrik es. Semua program itu dianggap belum maksimal. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Sulbar, Sudirman.

Di sektor pemecah ombak, Sudirman menilai hasilnya belum aman untuk dimanfaatkan masyarakat.

“Ini tidak aman untuk sandar kapal,” kata Sudirman, Sabtu kemarin.

Dia menekankan agar pekerjaan pemecah ombak ke depan perlu perencanaan yang lebih matang oleh PPN Palipi. Hal tersebut untuk memastikan masyarakat dapat manfaatkannya dengan baik.

Kondisi serupa terjadi pada rehabilitasi dermaga yang telah selesai dikerjakan. Hanya saja, tak ada penerangan di dermaga tersebut.

“Dermaga untuk sandar kapal nelayan tidak dilengkapi dengan lampu penerangan, sehingga ke depan untuk direncanakan penganggaran lampu penerangan dermaga,” terangnya.

Khusus pengoperasian pabrik es, Sudirman meminta agar produktivitasnya ditingkatkan.

“Mesin pabrik es kapasitas 120 balok per 30 jam. Perlu modernisasi dengan mereparasi mesin untuk memaksimalkan produksi es,” tandas Sudirman. (rls)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.