Polres Pasangkayu Bongkar Praktik Korupsi di Dinas Perkebunan Sulbar

Deskriptif.co.id, Pasangkayu – Unit Tipikor Sat Reskrim Polres Pasangkayu melaksanakan Press Release terkait Pengungkapan Tindak Pidana Korupsi Bibit Kelapa Sawit Kegiatan Bibit Unggul Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Sulbar TA 2013 yang dilaksanakan di Aula Humas Polres Pasangkayu. Jumat Pagi (11/9/2020).

Dalam keterangan Kepada Insan Pers, Wakapolres Pasangkayu Kompol Ade Chandra C.Y, S.I.K mengatakan bahwa Tahun 2013 Dinas Perkebunan Provinsi Sulbar melaksanakan pengadaan bibit kelapa sawit kegiatan bibit unggul dengan anggaran Rp 2.247.774.000 yang bersumber dari APBD perubahan Dinas Perkebunan Prov. Sulbar.

Pada tahap pelaksanaan pekerjaan tersebut, tidak dilaksanakan sesuai juknis dan penyaluran bibit kelapa sawit tidak sesuai kontrak,” yang harusnya penyaluran 44.720 batang kepada penerima namun hanya direalisasikan sebanyak 17.890 batang kepada kelompok tani untuk Kab.Pasangkayu,” Tuturnya

Sementara itu, Kasat Reskrim Akp Pandu Arief Setiawan S.H, S.I.K ditempat yang sama menyebut bahwa pejabat yang berwenang pada saat itu melakukan perbuatan menyalahgunakan wewenang mulai dari proses penentuan pemenang lelang, proses pencairan yang tidak sesuai mekanisme dan tidak melakukan pengawasan ketika kegiatan pengadaan dilaksanakan.

“Adapun modus operandi kelima tersangka yakni Lk.HS (48 th), HM (43 th), SP (59 th), AP (55 th) dan MI (40 th) secara bersama-sama sesuai peran masing-masing melakukan perbuatan melawan hukum mulai tahap perencanaan, penentuan pemenang lelang, pencairan dana, pelaksanaan pengadaan, sampai tahap pengawasan yang tidak dilaksanakan,” ujar Pandu.

Akibat perbuatan tersebut, negara dirugikan sebesar Rp 912.220.000 sesuai hasil audit perhitungan kerugian negara BPKP Perwakilan Sulbar

Adapun barang bukti yang disita adalah uang sebesar Rp 40.000.000, beberapa Dokumen, Surat Kuasa, Buku tabungan milik tersangka, Rekening koran dan SK pejabat yang terkait kegiatan, dll.

Untuk Kelima Tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana dengan ancaman penjara seumur hidup atau paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1.000 juta. (ril)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Dukung Kebijakan Larangan Mudik, Ini Pesan Tomas Pasangkayu

PASANGKAYU, Deskriptif.co.id -Penghujung bulan suci Ramadhan 1442 H atau jelang hari Raya Idul Fitri 1442 H, Pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan Mudik yang tertuang dalam surat edaran No.13 Tahun 2021. Hal tersebut merupakan langkah antisipasi melonjaknya korban virus Covid-19 yang hingga saat ini masih melanda hampir di semua Negara. Pro dan Kontra ditengah Masyarakat terkait kebijakan […]

Bagikan

Kebijakan Larangan Mudik, Ini Tanggapan Ketua FKUB Pasangkayu

PASANGKAYU, Deskriptif.co.id – Bulan Suci Ramadhan identik dengan berbagai hal, salah satunya yakni kegiatan mudik atau pulang kampung jelang Hari raya Idul Fitri. Namun, tampaknya kegiatan untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga tercinta harus ditunda di tahun 2021 ini, lantaran wabah pendemi Covid-19 di Tanah Air yang belum juga usai. Guna mengantisipasi terjadinya tsunami corona […]

Bagikan

Polsek Kalukku Minta Pengunjung Pasar Disiplin Prokes

MAMUJU, Deskriptif.co.id – Jajaran Polsek Kalukku bersama instansi pemerintah gencar melakukan himbauan kepada masyarakat untuk disiplin Protokoler kesehatan setiap beraktivitas. Apalagi, dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1442 H banyaknya masyarakat Kalukku berbelanja di pasar Tasiu. Kapolsek Kalukku Ipda Sirajuddin mengatakan pihak melakukan imbauan di pasar Tasiu bersama instansi terkait. “Kita imbau masyarakat untuk mentaati […]

Bagikan

Kapolres Majene : Jaga Disiplin dan Loyalitas, Jangan Karena Puasa Kita Melemah

MAJENE, Deskriptif.co.id – Puasa Ramadan mestinya menjadi spirit untuk kita lebih semangat dalam bekerja dikarenakan seluruh perbuatan baik di bulan suci ini manjadi istimewa dan pahalanya akan dilipatgandakan. Kapolres Majene AKBP Irawan Banuaji menekankan agar puasa tidak menjadi alasan kita melemah atau tidak semangat bekerja. “Untuk itu, disiplin dan loyalitas harus menjadi kebangaan kita di kondisi […]

Bagikan