DPRD Sulbar Gelar Rapat Gabungan Komisi Bahas Rancangan Awal RPJMD 2025–2029
Deskriptif, Mamuju – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat gabungan komisi dalam rangka pembahasan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sulawesi Barat Tahun 2025–2029, Kamis, 20 April 2025.
Rapat yang berlangsung di ruang rapat utama DPRD Sulbar ini dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi, didampingi Wakil Ketua II, Munandar Wijaya serta Wakil Ketua III, Abdul Halim. Hadir pula para anggota DPRD Sulbar dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam rapat tersebut, peserta membahas berbagai isu strategis yang akan menjadi prioritas pembangunan lima tahun ke depan, sejalan dengan visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”.
Beberapa fokus utama dalam rancangan awal RPJMD 2025–2029 antara lain peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan, penguatan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan, serta pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Sulawesi Barat.
Suraidah Suhardi, menegaskan pentingnya peran serta semua pihak dalam penyusunan RPJMD agar dokumen ini benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat.
“RPJMD harus mampu menjawab tantangan serta kebutuhan masyarakat Sulbar ke depan. Oleh karena itu, perlu adanya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, para kepala OPD turut memberikan paparan terkait program kerja yang akan mendukung implementasi RPJMD, sekaligus menerima masukan dari anggota dewan agar rencana pembangunan lebih terarah dan tepat sasaran.
Hasil pembahasan dalam rapat gabungan ini akan dituangkan dalam Nota Kesepakatan yang nantinya akan dibawa ke Rapat Paripurna DPRD Sulbar. Nota tersebut menjadi dasar dalam penyusunan final dokumen RPJMD 2025–2029 sebelum disahkan sebagai pedoman resmi pembangunan daerah.

