Komisi IV Gelar Rapat Konsultasi Banggar Dengan Dinas Pendidikan Sulbar

Deskriptif.co.id, Mamuju – Komisi Empat DPRD Sulbar menggelar rapat konsultasi banggar APBD 2021 dengan Dinas Pendidikan dan kebudayaan Prov.Sulbar. Rapat tersebut dipimpin ketua Komisi 4 DPRD Sulbar H.Sudirman, hadir pula sejumlah anggota komisi 4 seperti Mulyadi Bintaha, Risbar Berlian Bachri, Muh.Jayadi, Sukardi M.Noer, Iksan Syarif dan sejumlah anggota DPRD Sulbar lainnya.

Rapat konsultasi banggar itu membahas sejumlah program strategis Dinas Pendidikan Sulbar yang tertuang dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) serta KUA dan PPAS APBD tahun 2021.

Ketua Komisi 4 DPRD Sulbar H.Sudirman meminta agar kesejahtraan atau gaji tenaga pendidik di tingkat SMK/SMA dan SLB menjadi prioritas Dikbud Sulbar. Komisi 4 kata Dia tak ingin mengalokasikan anggaran ke program lain sebelum gaji GTT dan PTT terakomodir dengan baik.

“Rapat ini untuk mengetahui berapa jumlah anggaran atau pagu dalam KUA PPAS dan program prioritas dinas terkait. Proses perencanaan kadang tidak baik, sehingga perlu diperbaiki, banyak kasus atau program yang sudah diverifikasi dan lolos namun ahirnya di tolak dan dinyatakan tidak bisa di Bappeda dan TAPD. Saya kira kedepan perencanaan kita harus lebih baik.”terang Sudirman, (11/13/20).

Ditempat yang sama, Plt Kadis Pendidikan Sulbar M.Ashar Malik menjelaskan pagu anggaran yang diberikan TAPD pada dinasnya pada tahun anggaran 2021 yakni kurang lebih sebesar 536 Milyar rupiah. Ia mengatakan anggaran tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) serta APBD Sulbar.

“Pagu kita pertama untuk penunjang urusan pemerintahan kita anggarakan sebesar rp.233 M sudah termasuk gaji dan tunjangan ASN. Kedua program pengelolaan pendidikan rp. 297 Milyar sumbernya DAK fisik SMA/SMK dana bos dan gaji GTT. Ketiga program pengembangan kebudayaan rp 1 milyar, pelestarian dan pengelolaan cagar budaya rp 3 milyar dan terakhir program pengelolaan permusiuman rp.250 juta, Totalnya sekitar 536 Milyar.”jelasnya.

Mengenai gaji GTT dan PTT yang jumlahnya kurang lebih 2 ribu orang, M.Ashar mengaku baru mengalokasikan anggaran sekitar 9,2 Milyar dari total kebutuhan biaya rp.13 Milyar rupiah.

“PTT ini kan belum jelas melekat dimna SKnya, kalau saat ini SKnya di BKD, kita sarankan kedepan SKnya terpusat di Diknas saja.” tutupnya. (Adv)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Mengaku Salah, Gubernur Diminta Proses Pencopotan Kadispora Sulbar

Mamuju, Deskriptif.co.id – Aliansi Pemerhati Keadilan Generasi Muda Provinsi Sulbar, menindaklanjuti tuntutan yang telah disodorkan dalam gerakan aksi 2 Agustus 2021, diantaranya pencopotan, Kadispora Sulbar dan Kabid Kepemudaan. Hal itu diungkapkan Koordinator Aliansi, Sofliadi. Berdasarkan pertemuan massa aksi yang difasilitasi ketua DPRD Sulbar Sitti Suraidah Suhardi yang juga dihadiri pihak Komisi IV, menghadirkan Kadispora Sulbar […]

Bagikan

11 Pejabat Dirotasi, Ini Pesan Kakanwil Kemenag Sulbar

Mamuju, Deskriptif.co.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah 11 pejabat administrator dilingkungannya, Jumat (06/08/2021). Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, M Muflih B Fattah mengatakan, rotasi jabatan di lingkup Kemenag Sulbar memang harus dilakukan karena tuntutan organisasi. Hal itu juga sebagai bentuk penyegaran bagi pejabat ditempat mereka yang […]

Bagikan

Permudah Nelayan, DPK Mateng Ciptakan Aplikasi Penangkap Ikan

Deskriptif.co.id, Mamuju Tengah – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Mamuju Tengah (Mateng), temukan terobosan baru ciptakan aplikasi pendeteksi ikan guna mempermudah penangkapan ikan bagi nelayan di laut. I Made Kardiana, merupakan sosok yang mempelopori pembuatan aplikasi itu, juga sekaligus Kepala Bidang Perikanan dan Tangkap DKP Mateng, menuturkan, aplikasi itu bernama Pamekang berasal dari bahasa Mamuju […]

Bagikan

Andi Ruskati Minta Dirjen P2P Bawa Programnya Juga ke Sulbar

JAKARTA, Deskriptif.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) perwakilan Sulbar Andil Ruskati Ali Baal menghadiri konsinyering dengan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) di Komisi IX, Jakarta, Selasa 15 Juni. Dalam pertemuan tersebut Andi Ruskati meminta agar program Dirjen P2P dibawa juga ke Sulbar. “Kita usulkan anggaran pencegahan dan pengendalian penyakit malaria jangan […]

Bagikan