Sebagian Warga Malunda Mengungsi ke Banggae

Sebagian Warga Malunda Mengungsi ke Banggae

MAJENE, DESKRIPTIF.CO.ID – Pasca Gempa M 6,2 warga kecamatan Malunda kabupaten Majene mulai meninggalkan kampung halamannya.

Sebagian warga memilih untuk mengungsi di dataran tinggi, sebagian juga memilih untuk ke tetangga kampungnya.

Ketua Kompasna Qadri Paolai mengatakan sebanyak 30 KK warga Malunda yang mengungsi di Leppe Kecamatan Banggai kabupaten Majene.

“Jumlah pengungsi sebanyak 30 Orang diantaranya laki-laki 8 orang, Wanita 7 orang, Lansia 2 orang, Anak-anak 9 orang, Balita 4 orang. Terdapat 2 orang yang mengalami cedera kaki dan kepala,” kata Qadri saat melakukan pendataan, Minggu 17 Januari 2021.

Lanjutnya, tim relawan KOMPASNA telah mengunjugi 4 titik pengungsian masyarakat malunda di Wilayah banggae.

“Sebelum disalurkan bantuan kita lakukan pendataan dan mengetahui kebutuhan mendesak untuk para pengungsi,” tambahnya.

Qadri juga mengungkapkan kebutuhan yang saat ini diperlukan para pengungsi diantaranya Pampers bayi, Pampers lansia, Pembalut wanita, Susu bayi, Minyak Goreng, Beras dan Obat-obatan.

Sedangkan, salah satu warga Malunda yang mengungsi Mesra Yasin menuturkan setelah Gempa M 6,2 terjadi dirinya bersama keluarganya memilih meninggalkan kampunya untuk mengungsi sementara.

“Kondisi rumah di Malunda roboh, jadi kita mengungsi sementara ke Banggae untuk menghindari gempa susulan. Semoga ini cepat berlalu dan kita semua disini bisa kembali pulang ke Malunda,” tuturnya.(hn)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.